Selasa, 25 Oktober 2011

Perangkat - Perangkat Keras Jaringan Internet

  1. Network Interface Card (NIC)
          NIC yang disebut juga kartu antarmuka jaringan merupakan perangkat penghubung yang dipasang pada setiap komputer. Kartu jaringan yang banyak digunakan adalah kartu ethernet, konektor localtalk,dan kartu jaringan token ring.



  • Ethernet Card
     

 Ethernet merupakan jenis skenario perkabelan dan pemrosesan sinyal untuk data jaringan komputer yang dikembangkan oleh Robert Metcalfedan David Boggs di Xerox Palo Alto Research Center (PARC) pada tahun 1972.
Jika dilihat dari kecepatannya, Ethernet terbagi menjadi empat jenis, yakni sebagai berikut:

  • 10 Mbit/detik, yang sering disebut sebagai Ethernet saja (standar yang digunakan: 10Base210Base510BaseT10BaseF)
  • 100 Mbit/detik, yang sering disebut sebagai Fast Ethernet (standar yang digunakan: 100BaseFX100BaseT100BaseT4100BaseTX)
  • 1000 Mbit/detik atau 1 Gbit/detik, yang sering disebut sebagai Gigabit Ethernet (standar yang digunakan: 1000BaseCX1000BaseLX1000BaseSX1000BaseT).
  • 10000 Mbit/detik atau 10 Gbit/detik. Standar ini belum banyak diimplementasikan.
  • Localtalk connector
        Kartu jaringan Localtalk digunakan untuk komputer Macintosh. Kartu jaringan ini menggunakan sebuah kotak adaptor khusus dam kabel terpasang ke port printer. 
LocalTalk adalah sebuh protokol network yang di kembangkan oleh Apple Computer, Inc. untuk mesin-mesin komputer Macintosh . Metode yang digunakan oleh LocalTalk adalah CSMA/CA (Carrier Sense Multiple Access with CollisionAvoidance). Hampir sama dengan CSMA/CD.. Adapter Local Talk dan cabletwisted pair khusus dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa computer melewati port serial. Sistem Operasi Macintosh memungkinkan koneksi secara jaringan peer-to-peer tanpa membutuhkan tambahan aplikasi khusus
Protokol Local Talk dapat digunakan untuk model jaringan Garis Lurus ,Bintang , ataupun model Pohon dengan menggunakan kabel twisted pair .Kekurangan yang paling mencolok yaitu kecepatan transmisinya. Kecepatan transmisinya hanya 230 Kbps.


  • Token ring card
          Kartu jaringan token ring menggunakan port dengan tipe konektor 9 pin. Kartu jaringan ini hampir sama dengan kartu jaringan ethernet.Protokol Token di kembangkan oleh IBM pada pertengahan tahun 1980. Metode Aksesnya melalui lewatnya sebuah token dalam sebuah lingkaran seperti Cincin . Dalam lingkaran token, komputer-komputer dihubungkan satu dengan yang lainnya seperti sebuah cincin. Sebuah Sinyal token bergerak berputar dalam sebuah lingkaran (cincin) dalam sebuah jaringan dan bergerak dari sebuah komputer-menuju ke komputer berikutnya, jika pada persinggahan di salah satu komputer ternyata ada data yang ingin ditransmisikan, token akan mengangkutnya ke tempat dimana data itu ingin ditujukan, token bergerak terus untuk saling mengkoneksikan diantara masing-masing komputer.Protokol Token Ring membutuhkan model jaringan Bintang dengan menggunakan kabel twisted pair atau kabel fiber optic . Dan dapat melakukan kecepatan transmisi 4 Mbps atau 16 Mbps. Sejalan dengan perkembangan Ethernet, penggunaan Token Ring makin berkurang sampai sekarang.




  2. Hub/ Konsentrator

Hub berfungsi untuk menyatukan kabel-kabel netwotk dari setiap komputer workstation atau client, server, dan perangkat lainnya seperti kabel modem.
Hub dibagi menjadi dua jenis, yaitu hub pasif dan hub aktif.












  3. Kabel

thick coaxial
Kabel berfungsi untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya. kabel yang digunakan memiliki kemampuan atau spesifikasi yang berbeda. Pada umunya, ada dua jenis atau dua tipe kabel yang digunakan untuk jaringan, yaitu twisted pair yang terdiri dari UTP dan STP serta kabe; koaksial yang terdiri dari thick coaxial dan thin coaxial.



















thin coaxial









4. Konektor
Konektor yang digunakan untuk membuat jaringan adalah konektor RJ-45 dengan kabel teisted pair dan konektor BNC dengan kabel koaksial. Konektor RJ-45 terdiri dari 8 pin


5. Router
Router berfungsi untuk menghubungkan jaringan LAN dengan internet dalam meruterkan transmisi antara keduanya.
Secara umum, router dibagi menjadi dua buah jenis, yakni:

  • static router (router statis): adalah sebuah router yang memiliki tabel routing statis yang di setting secara manual oleh para administrator jaringan.
  • dynamic router (router dinamis): adalah sebuah router yang memiliki dan membuat tabel routing dinamis, dengan mendengarkan lalu lintas jaringan dan juga dengan saling berhubungan dengan router lainnya.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar